10 Gejala Diabetes pada Anak yang Perlu Diwaspadai Orang Tua Sejak Dini

Must read

EDUCARE.CO.ID – Diabetes pada anak sering berkembang tanpa disadari. Banyak orang tua menganggap gejalanya sebagai keluhan ringan yang biasa dialami anak. Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi tanda awal diabetes tipe 1 yang membutuhkan penanganan segera.

Berdasarkan informasi yang dirangkum dari International Society for Pediatric and Adolescent Diabetes (ISPAD) serta National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), diabetes tipe 1 masih menjadi jenis diabetes yang paling banyak terjadi pada anak dan remaja. Gejalanya dapat muncul hanya dalam hitungan hari hingga beberapa minggu.

Karena itu, orang tua perlu mengenali perubahan pada kebiasaan maupun kondisi fisik anak agar pemeriksaan dapat dilakukan lebih cepat.

1. Anak Terus-Menerus Merasa Haus

Rasa haus yang muncul terus-menerus bisa menjadi tanda awal diabetes. Kadar gula darah yang tinggi membuat tubuh mengeluarkan lebih banyak cairan melalui urine sehingga anak lebih mudah mengalami dehidrasi.

2. Frekuensi Buang Air Kecil Meningkat

Anak yang lebih sering buang air kecil juga perlu mendapat perhatian. Tanda ini bisa terlihat dari kebiasaan lebih sering ke toilet, popok cepat penuh, atau sering terbangun pada malam hari untuk buang air kecil.

3. Kembali Mengompol

Menurut Mayo Clinic, anak yang sebelumnya sudah berhenti mengompol dapat kembali mengalami kondisi tersebut. Frekuensi buang air kecil yang meningkat sering menjadi penyebabnya.

4. Nafsu Makan Bertambah

Diabetes dapat membuat tubuh kesulitan menggunakan gula darah sebagai sumber energi. Akibatnya, anak merasa lapar lebih sering meskipun sudah makan.

5. Berat Badan Turun Tanpa Penyebab Jelas

Penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas perlu diwaspadai. Kondisi ini sering muncul bersamaan dengan rasa haus yang berlebihan dan frekuensi buang air kecil yang meningkat.

6. Mudah Lelah dan Tidak Bertenaga

Anak yang biasanya aktif bisa tiba-tiba tampak lesu atau mudah lelah. Tubuh yang tidak memperoleh energi secara optimal membuat anak kehilangan stamina meskipun sudah mengonsumsi makanan.

7. Penglihatan Menjadi Kabur

Kadar gula darah yang tinggi dapat memengaruhi keseimbangan cairan pada mata. Dampaknya, anak mungkin mengeluhkan penglihatan kabur atau sulit melihat dengan jelas.

8. Emosi Mudah Berubah

Diabetes juga dapat memengaruhi suasana hati. Sebagian anak menjadi lebih mudah marah, sensitif, atau menunjukkan perubahan perilaku yang tidak biasa.

9. Luka Sulit Sembuh

Luka kecil yang membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh juga bisa menjadi tanda diabetes. American Diabetes Association menjelaskan bahwa kadar gula darah yang tinggi dapat menghambat proses penyembuhan luka.

10. Napas Berbau Buah dan Mual

Gejala ini merupakan kondisi darurat yang memerlukan penanganan segera. Anak dapat mengalami napas berbau seperti buah, mual, muntah, nyeri perut, tubuh sangat lemas, hingga dehidrasi. Kondisi tersebut dapat menandakan ketoasidosis diabetik (DKA), salah satu komplikasi serius diabetes tipe 1.

Kenali Gejala Sejak Awal

Deteksi dini memberikan peluang penanganan yang lebih baik bagi anak dengan diabetes. Jika beberapa gejala muncul secara bersamaan, orang tua sebaiknya segera membawa anak ke fasilitas kesehatan untuk menjalani pemeriksaan gula darah.

Pemeriksaan sejak awal membantu dokter memastikan apakah keluhan yang dialami berkaitan dengan diabetes atau disebabkan oleh kondisi kesehatan lainnya.

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Latest article

spot_img