EDUCARE.CO.ID – Politeknik Pertanian Negeri Samarinda (Politani Samarinda) terus memperluas jejaring internasional. Kampus vokasi ini menjalin kerja sama strategis dengan Guangxi Eco-Engineering Vocational and Technical College (GEVTC), Tiongkok untuk memperkuat pendidikan, riset, dan pengembangan teknologi.
Berdasarkan rilis resmi Politani Samarinda, kerja sama tersebut mengemuka saat Presiden GEVTC, Prof. Wei Lin, bersama delegasi berkunjung ke kampus Politani Samarinda pada 10 Juni 2026.
Direktur Politani Samarinda, Hamka, S.TP., M.Sc., M.P., menerima langsung kunjungan tersebut bersama jajaran pimpinan kampus. Pertemuan itu menjadi langkah penting dalam memperluas kolaborasi internasional yang berfokus pada pendidikan vokasi, pengembangan sumber daya manusia, dan teknologi terapan.
Masuk Aliansi Pendidikan Vokasi China-ASEAN
Dalam pertemuan tersebut, kedua institusi menyepakati tiga fokus kerja sama utama.
Fokus pertama berkaitan dengan partisipasi Politani Samarinda dalam China–ASEAN Vocational Institutions Green Development Alliance. Aliansi ini mempertemukan berbagai lembaga pendidikan vokasi untuk mendorong pembangunan berkelanjutan melalui riset, pertukaran pengetahuan, dan kolaborasi akademik.
Melalui forum tersebut, Politani Samarinda dapat memperluas jaringan internasional sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi yang berorientasi pada pembangunan hijau.
Selain itu, dosen dan mahasiswa berpeluang mengikuti berbagai program kolaboratif dengan institusi pendidikan dari negara-negara ASEAN dan Tiongkok.
Buka Kesempatan Joint Degree bagi Mahasiswa
Kesepakatan kedua mencakup pengembangan Joint Degree Program.
Program ini membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengikuti pembelajaran lintas negara melalui kurikulum yang disusun bersama oleh kedua kampus.
Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademik internasional, tetapi juga memahami budaya dan sistem pendidikan yang berbeda.
Melalui program tersebut, Politani Samarinda ingin meningkatkan kompetensi global mahasiswa sekaligus memperluas akses pendidikan bertaraf internasional.
Kampus berharap lulusan memiliki daya saing yang lebih kuat saat memasuki dunia kerja global.
Fokus Kembangkan Teknologi Drone
Kerja sama ketiga berfokus pada pengembangan teknologi drone untuk sektor pertanian, kehutanan, dan lingkungan.
Kedua institusi akan menjajaki peluang pembentukan pusat pelatihan, pelaksanaan riset bersama, dan pengembangan teknologi geospasial.
Teknologi drone saat ini memainkan peran penting dalam berbagai sektor. Penggunaannya membantu pemetaan lahan, pemantauan tanaman, pengawasan kawasan hutan, hingga pengelolaan lingkungan secara lebih efisien.
Karena itu, Politani Samarinda menilai kolaborasi ini dapat mempercepat adopsi teknologi modern di sektor pertanian dan kehutanan.
Dorong Inovasi dan Transfer Teknologi
Melalui kerja sama tersebut, Politani Samarinda ingin memperkuat kapasitas dosen dan mahasiswa dalam bidang teknologi terapan.
Selain itu, kampus juga ingin mempercepat proses transfer teknologi dan pengembangan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri.
Kolaborasi ini membuka ruang bagi lahirnya berbagai solusi yang dapat dimanfaatkan oleh dunia usaha, dunia industri, dan masyarakat.
Di sisi lain, kerja sama internasional menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi global.
Perkuat Daya Saing Lulusan
Politani Samarinda memandang kemitraan internasional sebagai bagian penting dari strategi pengembangan kampus.
Melalui kerja sama dengan GEVTC, kampus berharap dapat mencetak lulusan yang unggul, inovatif, dan siap menghadapi tantangan global.
Selain memperluas wawasan mahasiswa, kolaborasi ini juga memperkuat kontribusi pendidikan vokasi terhadap pembangunan nasional, khususnya di bidang pertanian, kehutanan, dan lingkungan.
Dengan semakin luasnya jejaring internasional yang dimiliki, Politani Samarinda optimistis dapat menghadirkan lebih banyak peluang bagi mahasiswa dan dosen untuk berkembang di tingkat global.



