Kolaborasi Indonesia–Korea Perkuat Kapasitas Transplantasi Hati di RSUP Fatmawati
EDUCARE.CO.ID, Jakarta – Upaya pengembangan layanan transplantasi hati di Indonesia terus diperkuat melalui kolaborasi internasional. RSUP Fatmawati bekerja sama dengan Seoul National University Hospital (SNUH) dalam pelaksanaan transplantasi hati ketiga yang dilakukan pada 9 April 2026.
Kerja sama ini menjadi bagian penting dalam transfer pengetahuan (knowledge transfer) dan peningkatan kapasitas tenaga medis Indonesia di bidang transplantasi organ yang kompleks.
Kolaborasi Global Percepat Kemandirian Medis
Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono, menegaskan bahwa kolaborasi internasional memiliki peran strategis dalam mempercepat pengembangan layanan transplantasi di dalam negeri.
“Kolaborasi dengan mitra internasional memungkinkan terjadinya transfer knowledge dan skill, sehingga ke depan Indonesia dapat mandiri dalam layanan transplantasi organ,” ujarnya dalam konferensi pers di RSUP Fatmawati.
Dukungan Ahli Korea Selatan
Dari pihak Korea Selatan, Kwang-Woong Lee dari SNUH mengapresiasi perkembangan tim medis Indonesia, khususnya di RSUP Fatmawati.
Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun dan 2.000 kasus transplantasi hati, ia menilai kemampuan tim Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan.
“Saya melihat progres yang sangat baik. Tim menunjukkan peningkatan kapasitas yang signifikan,” ungkapnya.
Ia juga menilai bahwa program yang dijalankan sudah sistematis, mulai dari tahap pelatihan hingga implementasi langsung di lapangan.
Transplantasi Hati Butuh Tim dan Fasilitas Kompleks
Transplantasi hati merupakan prosedur medis berisiko tinggi yang membutuhkan:
- Tim multidisiplin (dokter spesialis, perawat, hingga tenaga pendukung)
- Fasilitas medis canggih
- Protokol keselamatan pasien yang ketat
Melalui kolaborasi Indonesia–Korea ini, pengembangan kapasitas tidak hanya fokus pada tindakan medis, tetapi juga pada sistem dan standar pelayanan.
Dorong Pengembangan Pusat Transplantasi Nasional
Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mempercepat pengembangan pusat transplantasi hati di berbagai daerah di Indonesia. Dengan peningkatan kapasitas SDM dan fasilitas, layanan transplantasi diharapkan semakin merata dan mudah diakses masyarakat.
Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan
Ke depan, kolaborasi internasional seperti ini akan terus diperluas guna meningkatkan:
- Kualitas layanan kesehatan
- Keselamatan pasien
- Kemandirian sistem kesehatan nasional
Penguatan layanan transplantasi hati menjadi salah satu langkah strategis Indonesia dalam meningkatkan pelayanan kesehatan berstandar global.
