Dua Siswa MI An-Nashriyah Raih Prestasi di Olimpiade Nasional

EduNews EduSchool

educare.co.id, Jakarta – Dua siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) An-Nashriyah, Qorry Aina Ashilla dan Aqila Nur Fadlila, berhasil mengharumkan nama sekolahnya dengan meraih juara dalam Olimpiade Orbit Ainun Habibie tingkat nasional. Ashilla menyabet juara pertama dalam mata pelajaran IPS, sementara Aqila meraih juara kedua di kategori yang sama.

Juara 1 Lomba Mapel IPS tingkat Nasional. (Foto: Kemenag)

Pengumuman pemenang dilakukan pada 12 Maret 2025 setelah melewati serangkaian seleksi ketat. Prestasi ini tidak diraih dengan mudah, sebab keduanya harus melalui tahapan seleksi internal dan pembinaan intensif sebelum akhirnya berlaga di tingkat nasional.

Siti Maryati, pembimbing siswa, mengungkapkan bahwa informasi mengenai Olimpiade Orbit Ainun Habibie diperoleh melalui media sosial Instagram pada Desember 2024. Menyadari peluang tersebut, pihak madrasah segera mengadakan seleksi untuk memilih siswa terbaik yang akan mewakili sekolah dalam kompetisi bergengsi ini.

Seleksi internal menghasilkan enam siswa terbaik yang dibagi dalam dua kategori, yakni IPA Matematika dan IPS Matematika. “Setelah terpilih, mereka menjalani pembinaan intensif setiap hari setelah jam pelajaran berakhir. Para guru pembimbing memberikan latihan soal, strategi pemecahan masalah, serta motivasi agar mereka siap menghadapi persaingan di tingkat tinggi,” jelas Siti Maryati, Jumat (14/3/2025).

Perjalanan Menuju Kemenangan

Olimpiade Orbit Ainun Habibie telah diumumkan sejak Desember 2024, dengan seleksi tingkat Provinsi Jawa Tengah berlangsung pada 11-12 Februari 2025 dan final tingkat nasional pada 18-19 Februari 2025. Pada tahap provinsi, lima dari enam siswa MI An-Nashriyah berhasil lolos ke tingkat nasional.

Pada babak final yang digelar secara daring melalui Zoom, ribuan peserta dari seluruh Indonesia bersaing memperebutkan gelar juara. Kejutan terjadi saat pengumuman pemenang. Awalnya, Ashilla dan Aqila tidak berharap mendapat juara setelah nama mereka tidak disebut sebagai juara 3. Namun, mereka justru diumumkan sebagai juara 1 dan 2. “Saya sama sekali tidak menduga kalau meraih juara. Sampai pada pengumuman juara 3, tidak disebutkan nama-nama kami. Kami pun tidak berharap mendapatkan juara. Tapi ternyata panitia malah mengumumkan kami sebagai juara 1 dan 2,” ungkap Ashilla haru.

BACA JUGA:  Menpora Amali Apresiasi USM yang Beri Peluang Mahasiswa Berprestasi di Bidang Olahraga
Juara 2 Lomba Mapel IPS tingkat Nasional. (Foto: Kemenag)

Apresiasi dan Harapan

Prestasi ini mendapat sambutan hangat dari seluruh keluarga besar MI An-Nashriyah. Kepala madrasah, Zainul Muttaqin, menyampaikan apresiasinya atas kerja keras siswa dan guru pembimbing. “Kami sangat bangga dengan prestasi ini. Ini adalah hasil dari dedikasi dan semangat juang siswa, guru, serta dukungan dari orang tua. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi siswa lainnya,” ujarnya.

Zainul Muttaqin juga menegaskan bahwa meskipun MI An-Nashriyah merupakan sekolah swasta, mereka tetap berkomitmen untuk bersaing dan berprestasi di tingkat nasional. “Ini menjadi langkah awal menuju pencapaian yang lebih tinggi di masa depan,” tambahnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang, H. Moh. Mukson, turut memberikan selamat atas keberhasilan MI An-Nashriyah. Menurutnya, kemajuan madrasah bergantung pada cita-cita dan semangat juang para siswa serta tenaga pendidiknya. “MI An-Nashriyyah sudah memiliki itu. Saya harap akan dilakukan juga oleh madrasah lainnya. Mari bersama-sama bersaing dan berlomba-lomba meraih prestasi,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *