Lima Program Literasi Antar Perpustakaan UNEJ Masuk Dua Terbaik Nasional

Must read

EDUCARE.CO.ID – Universitas Jember (UNEJ) kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Unit Penunjang Akademik (UPA) Perpustakaan UNEJ meraih posisi Terbaik 2 dalam kategori Best Information Literacy Program Award pada ajang FKP2TN Award 2026 di Yogyakarta.

Forum Kerja Sama Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri (FKP2TN) menggelar penghargaan tersebut dalam rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) dan Seminar Nasional pada 28–30 Oktober 2026. Sebanyak 171 perguruan tinggi negeri anggota FKP2TN dari berbagai wilayah Indonesia mengikuti ajang ini.

Perpustakaan UNEJ menempati posisi kedua setelah Universitas Indonesia (UI). Capaian tersebut menunjukkan upaya kampus dalam mengembangkan program literasi, memperluas akses informasi akademik, dan menghadirkan layanan perpustakaan yang semakin beragam.

Kepala UPA Perpustakaan UNEJ, Khusnun Nadhifah, A.Md., S.Kom., M.M., menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ia juga mengapresiasi dukungan pimpinan dan seluruh sivitas akademika UNEJ yang turut mendorong pengembangan program literasi.

“Alhamdulillah, Perpustakaan UNEJ meraih penghargaan Program Literasi terbaik kedua setelah Universitas Indonesia dari Forum Perpustakaan PTN (FKP2TN) di UGM. Terima kasih banyak atas seluruh dukungan yang telah diberikan,” ujar Khusnun Nadhifah di sela-sela agenda Munas FKP2TN.

Panitia menyerahkan penghargaan dalam acara Gala Dinner dan Welcome Dinner Munas FKP2TN 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Bulaksumur Ballroom, UC Hotel Universitas Gadjah Mada (UGM), Rabu malam (28/10).

Lima Program Literasi Jadi Andalan Perpustakaan UNEJ

Perpustakaan UNEJ terus memperluas perannya. Unit ini tidak hanya menyediakan koleksi buku dan layanan peminjaman, tetapi juga membangun ruang belajar, kolaborasi, serta pertukaran pengetahuan bagi sivitas akademika.

Fasilitas co-working space turut mendukung aktivitas tersebut. Mahasiswa dan pengguna perpustakaan dapat memanfaatkannya untuk belajar, berdiskusi, serta mengembangkan berbagai gagasan.

Berdasarkan sumber Universitas Jember, lima program unggulan menjadi bagian dari strategi Perpustakaan UNEJ dalam mengembangkan budaya literasi.

JENANG (Jumat Enak lan Ngangsu Kaweruh) menjadi salah satu program yang menggabungkan literasi digital dengan kolaborasi bersama mitra kantin. Melalui program ini, mahasiswa aktif yang memanfaatkan koleksi digital berkesempatan memperoleh voucher. Perpustakaan UNEJ juga mempromosikan kegiatan tersebut melalui video pendek di media sosial.

Program berikutnya, Kongkow Kepustakawanan, membuka ruang berbagi pengetahuan bagi para pustakawan. Sejak 2021, Perpustakaan UNEJ rutin menggelar diskusi interaktif secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menghadirkan narasumber kompeten sekaligus memperluas jejaring profesional pustakawan di tingkat nasional.

Pada bidang pengembangan sumber daya manusia, Konferensi dan Kepenulisan Kepustakawanan mendorong peningkatan kapasitas tenaga perpustakaan serta produktivitas publikasi ilmiah. UNEJ juga mengembangkan penelitian melalui skema hibah dan kolaborasi dengan FKP2TN, FPPTI, APPTIS, serta IPI.

Selanjutnya, Literasi Kolaboratif bersama Dosen dan Instansi menghubungkan perpustakaan dengan berbagai unit di lingkungan kampus maupun lembaga eksternal. Salah satu kegiatannya ialah program “Ada Kisah di TV UNEJ” bersama Humas dan PSTF.

Kolaborasi keilmuan juga melibatkan sejumlah fakultas, seperti FISIP, FKM, FH, dan FEB. Di luar kampus, Perpustakaan UNEJ bekerja sama dengan Badan Standardisasi Nasional (BSN) melalui SNI Corner serta Bank Indonesia untuk memperluas edukasi literasi keuangan.

Sementara itu, Literasi Budaya dan Pengabdian Masyarakat mengajak pengunjung mengenal kekayaan budaya lokal, termasuk budaya Madura, Osing, dan Tengger. Perpustakaan UNEJ juga menjalankan Gerakan Literasi dan Donasi Buku Gembira (GELORA) bersama komunitas Sahabat Perpustakaan.

UNEJ Siapkan Transformasi Digital dan Perluasan Layanan Inklusif

Perpustakaan UNEJ tidak berhenti pada pencapaian penghargaan nasional. UPA Perpustakaan UNEJ telah menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga keberlanjutan program sekaligus menjangkau lebih banyak pengguna.

Salah satu prioritasnya ialah memperkuat evaluasi berbasis dampak. Melalui pendekatan ini, pengelola ingin mengukur manfaat nyata setiap program bagi pengguna, bukan hanya menghitung jumlah kegiatan yang terlaksana.

Transformasi digital juga menjadi agenda penting. Perpustakaan UNEJ mendorong pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), dengan tetap memperhatikan prinsip etika.

Selain itu, pengelola berencana memperluas akses layanan bagi penyandang disabilitas dan pengguna dengan kebutuhan khusus. Langkah ini bertujuan menciptakan lingkungan perpustakaan yang lebih inklusif dan mampu memenuhi kebutuhan beragam kelompok pengguna.

Perpustakaan UNEJ juga ingin memperkuat jejaring lintas institusi. Kerja sama tersebut dapat membuka peluang pertukaran pengetahuan, pengembangan program bersama, dan inovasi layanan.

Raihan FKP2TN Award 2026 menjadi dorongan bagi UNEJ untuk terus mengembangkan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran dan riset. Melalui program literasi yang beragam, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi antarlembaga, Perpustakaan UNEJ berupaya memperluas kontribusinya bagi dunia pendidikan tinggi di Indonesia.

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article