EDUCARE.CO.ID – Dua mahasiswa Nusa Putra University membawa pulang medali emas dan perak dari ajang BBJRoots Indonesia International Open Jiu-Jitsu Championship 2026. Keduanya tampil dalam kejuaraan yang berlangsung pada 10 Oktober 2026 di Food Centrum Shopping Mall, Jakarta Utara.
Dua atlet tersebut adalah Keisya Dwiza Putri dan Aldrich Yafie Syabani. Keisya meraih medali emas, sedangkan Aldrich menyumbangkan medali perak. Keduanya bersaing bersama 290 atlet lain dalam kejuaraan yang mempertemukan peserta dari berbagai latar belakang.
Pencapaian ini menambah daftar prestasi mahasiswa Nusa Putra University di bidang olahraga. Mereka juga menunjukkan bahwa mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan dan meraih pencapaian di luar kegiatan akademik.
Keisya Dwiza Putri Sabet Medali Emas Kategori Gi
Keisya Dwiza Putri berhasil menempati posisi pertama pada kategori Adult Female Gi | White Belt | Light (53,6–58,5 kg). Ia membawa pulang medali emas setelah menunjukkan kemampuan dalam kompetisi Jiu-Jitsu tersebut.
Keisya ingin terus mengasah kemampuan dan mengejar prestasi yang lebih tinggi. Ia bahkan menargetkan kesempatan untuk bergabung dengan Tim Nasional Indonesia pada masa mendatang.
Selain mengejar pencapaian pribadi, Keisya berharap masyarakat semakin mengenal olahraga Jiu-Jitsu. Menurutnya, kalangan mahasiswa juga perlu mendapat kesempatan lebih luas untuk mengenal dan menekuni cabang olahraga bela diri ini.
Ia menilai pembinaan atlet secara berkelanjutan dapat membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa. Melalui latihan terarah, pendampingan, dan kesempatan mengikuti kejuaraan, mahasiswa dapat meningkatkan kemampuan sekaligus mengukur perkembangan mereka dalam kompetisi.
Aldrich Yafie Syabani Raih Medali Perak
Prestasi Nusa Putra University juga datang dari Aldrich Yafie Syabani. Ia meraih medali perak pada kategori Adult Male Gi | White Belt | Feather (64,1–70 kg).
Capaian tersebut memperlihatkan komitmen Aldrich dalam mengembangkan kemampuan melalui olahraga bela diri. Ia berharap Jiu-Jitsu semakin mendapat tempat di lingkungan perguruan tinggi dan menarik minat lebih banyak mahasiswa.
Menurut Aldrich, Jiu-Jitsu tidak hanya membantu menjaga kebugaran fisik. Olahraga ini juga melatih kedisiplinan, ketangguhan mental, sportivitas, serta rasa percaya diri.
Ia ingin semakin banyak mahasiswa memperoleh kesempatan untuk berlatih dan mengikuti kejuaraan. Dukungan pembinaan yang konsisten juga dapat membantu kampus mengembangkan atlet potensial yang mampu bersaing di berbagai tingkat kompetisi.
Berdasarkan sumber laman resmi Nusa Putra University, Keisya dan Aldrich berharap lingkungan perguruan tinggi semakin mendukung pengembangan Jiu-Jitsu. Dukungan tersebut mencakup pembinaan, fasilitas latihan, pendampingan, serta kesempatan berkompetisi agar mahasiswa dapat mengembangkan potensi olahraga secara optimal.
Nusa Putra University Dorong Prestasi Mahasiswa di Luar Akademik
Keberhasilan Keisya Dwiza Putri dan Aldrich Yafie Syabani memperlihatkan potensi mahasiswa dalam bidang nonakademik. Kompetisi olahraga juga memberi ruang bagi mahasiswa untuk menguji kemampuan, membangun karakter, dan memperoleh pengalaman baru.
Prestasi keduanya diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lain untuk berani mengembangkan minat dan bakat. Tidak hanya melalui kegiatan akademik, mahasiswa juga dapat membawa nama kampus melalui olahraga, seni, maupun bidang kreatif lainnya.
Nusa Putra University terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan dan meraih pencapaian di berbagai bidang. Raihan medali emas dan perak dalam kejuaraan Jiu-Jitsu internasional ini menjadi salah satu pencapaian yang memperkuat semangat tersebut.
Keisya dan Aldrich kini memiliki pengalaman kompetisi yang dapat menjadi bekal untuk menghadapi kejuaraan berikutnya. Keduanya juga berharap prestasi ini mendorong semakin banyak mahasiswa untuk menekuni Jiu-Jitsu dan membawa nama Nusa Putra University ke tingkat yang lebih luas.

