EDUCARE.CO.ID – Sebanyak 130 siswa sekolah dasar di kawasan transmigrasi Werianggi-Werabur, Papua Barat, mendapat layanan pemeriksaan dan perawatan kesehatan gigi secara gratis dari Tim Ekspedisi Patriot Universitas Indonesia (UI).
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi Tim 12 dan Tim 14 Ekspedisi Patriot UI. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesehatan gigi dan mulut anak-anak sekaligus mendukung kualitas hidup masyarakat di kawasan transmigrasi.
Berdasarkan sumber rilis Kementerian Transmigrasi (Kementrans), Ekspedisi Patriot UI menjalankan program tersebut melalui Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Sosial (DPIS) UI.
Tim menggelar layanan kesehatan di SD Negeri Werianggi atau Sekolah Trans serta SD YPK. Mereka juga bekerja sama dengan Puskesmas Werianggi dan RS Pratama Nikiwar.
Sikat Gigi dari Kulit Pinang Jadi Gagasan Baru
Selain memberikan layanan kesehatan, Tim Ekspedisi Patriot UI juga mendorong kebiasaan menyikat gigi sejak dini.
Dokter Benso dari Tim Patriot UI menilai edukasi kesehatan perlu tetap memperhatikan budaya masyarakat setempat. Karena itu, tim berencana mengembangkan sikat gigi dengan bahan yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Salah satu gagasan yang muncul adalah memanfaatkan kulit buah pinang sebagai bahan bulu sikat.
“Penggunaan sikat gigi perlu digiatkan. Kami berencana mengangkat program pembuatan sikat gigi dengan bulu sikat dari kulit buah pinang untuk mengakomodasi budaya setempat,” kata dokter Benso di Jakarta, Minggu (30/8/2026).
Gagasan tersebut diharapkan dapat menghubungkan edukasi kesehatan dengan kearifan lokal masyarakat Papua Barat.
Tim Awali Program dengan Pemetaan Wilayah
Sebelum memberikan layanan kesehatan, Tim Ekspedisi Patriot UI terlebih dahulu memetakan kondisi wilayah.
Tim melakukan wawancara dengan guru, siswa, dan masyarakat setempat. Selain itu, mereka juga meninjau fasilitas kesehatan dan sarana pendukung yang tersedia.
Pemetaan tersebut membantu tim memahami kondisi kesehatan masyarakat secara lebih menyeluruh.
Selanjutnya, tim menyusun program promotif dan preventif sesuai kebutuhan warga.
Anak-Anak Ikut Penyuluhan dan Pemeriksaan Kesehatan
Setelah menyelesaikan pemetaan, Tim Ekspedisi Patriot UI mulai menggelar berbagai kegiatan kesehatan.
Program tersebut mencakup penyuluhan kesehatan gigi dan mulut. Anak-anak juga mengikuti kegiatan sikat gigi bersama.
Selain itu, tim melakukan pengukuran tinggi dan berat badan siswa. Tenaga kesehatan juga memeriksa kondisi kesehatan umum mereka.
Dokter, perawat, dan anggota Tim Ekspedisi Patriot UI kemudian memeriksa kondisi gigi dan mulut para siswa.
Langkah tersebut membantu tim menemukan siswa yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Siswa Mendapat Perawatan Lanjutan Secara Gratis
Bagi siswa yang mengalami masalah gigi lebih serius, tim memberikan rujukan untuk mendapatkan perawatan lanjutan.
RS Pratama Nikiwar menyediakan layanan pengobatan tanpa biaya bagi siswa yang membutuhkan.
Layanan tersebut meliputi penambalan gigi, pencabutan gigi, dan pembersihan karang gigi.
Tenaga kesehatan setempat turut mendukung proses perawatan tersebut.
Dengan kolaborasi ini, anak-anak dapat memperoleh layanan kesehatan yang sebelumnya sulit mereka akses.
Gigi Berlubang Jadi Temuan Terbanyak
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa gigi berlubang menjadi salah satu masalah kesehatan yang paling banyak dialami siswa.
Tim juga menemukan cukup banyak kasus penyakit gusi akibat penumpukan karang gigi.
Selain itu, kebiasaan menginang di masyarakat turut menjadi perhatian tim.
Kebiasaan tersebut dapat memengaruhi kondisi kesehatan mulut. Gigi menjadi lebih mudah mengalami penumpukan karang dan perubahan warna.
Karena itu, edukasi mengenai kebersihan gigi dan mulut menjadi bagian penting dalam program Ekspedisi Patriot UI.
William Janji Lebih Rajin Sikat Gigi
Program tersebut juga meninggalkan kesan bagi anak-anak yang mengikuti pemeriksaan.
Salah satunya William, bocah berusia delapan tahun dari kawasan transmigrasi Werianggi-Werabur.
William menjalani pencabutan gigi setelah mengikuti pemeriksaan bersama tim kesehatan.
Setelah mendapatkan perawatan, ia berjanji akan lebih rutin menjaga kebersihan giginya.
“Sa janji saya rajin sikat gigi!” ujar William.
Cerita William menjadi gambaran sederhana tentang pentingnya edukasi kesehatan sejak usia dini.
Tenaga Kesehatan Lokal Apresiasi Tim UI
Perawat gigi RS Pratama Nikiwar, Vanka, mengapresiasi kehadiran Tim Ekspedisi Patriot UI di tengah masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan langsung tim membantu tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah tersebut.
“Kami bersyukur sekali bahwa dokter Benso dan tim Patriot UI turun langsung ke warga, menyentuh masyarakat, dan membantu meringankan tugas kami,” ujar Vanka.
Kolaborasi antara perguruan tinggi dan tenaga kesehatan daerah juga membuka peluang untuk memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat.
Perkuat Akses Kesehatan di Kawasan Transmigrasi
Program kesehatan gigi ini menjadi salah satu upaya untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.
Kawasan transmigrasi di sejumlah daerah masih menghadapi tantangan dalam akses pelayanan kesehatan.
Karena itu, kehadiran program seperti Ekspedisi Patriot dapat memberikan dukungan langsung kepada masyarakat.
UI bersama Kementerian Transmigrasi mendorong pemerataan layanan melalui berbagai program pengabdian.
Kegiatan di Werianggi-Werabur menunjukkan bahwa kolaborasi dapat menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ke depan, pemerintah berharap program serupa terus berkembang dan menjangkau lebih banyak kawasan transmigrasi.
Anak-anak di wilayah tersebut pun diharapkan dapat tumbuh dengan akses kesehatan yang semakin baik.
Penulis: Putri Faathimah Niara


