Tingkatkan Logika Anak Dengan Belajar Koding

Sabtu, 07 Jan 2017 wib

Jamil
Editor : Jamil


educare.co.id, Jakarta - Semua orang bisa belajar koding, termasuk anak-anak. Belajar koding dipercaya mampu meningkatkan daya intelektualitas khususnya logika dan logaritama, yang akan menjadikannya sebagai seorang inovator digital masa depan dan pencipta teknologi. "Mempelajari koding dapat menjadi sesuatu yang baru dan menyenangkan bagi anak-anak," kata Bartek Wasik, saat grand opening Koding Next Indonesia .
Bartek yang juga merupakan founder Koding Next Indonesia beralasan bahwa diusia yang masih muda, anak-anak akan merasa senang untuk mencoba hal-hal yang baru dan memiliki pikiran yang terbuka sehingga dapat menyerap ilmu dengan cepat. "Kami juga memberikan kesempatan kepada remaja dan orang dewasa untuk belajar koding di Koding Next Indonesia," katanya.
Bartek mengungkapkan tujuan didirikan sekolah koding ini ingin menciptakan programer-programer sukses masa depan. "Saat ini lebih dari 88 juta pengguna internet, tetapi masih sangat kekurangan orang-orang yang bisa membuat program. Dan memberikan edukasi dunia digital sangat tepat dimulai dari anak-anak," ungkapnya.
Andri O Halim yang juga sebagai founder Koding Next Indonesia mengatakan, Hadirnya sekolah koding ini merupakan jawaban akan kebutuhan masyarakat terutama anak-anak terhadap pendidikan dunia digital seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi. "Saat ini anak-anak dapat bermain gadget dimana saja. Padahal anak-anak bisa mempelajari apa yang ada didalam gadget tersebut bahkan membuat program atau aplikasinya. " ujar Andri.
Pada Sabtu, 7 Januari 2017 Koding Next Indonesia secara resmi membuka sekolah koding untuk anak-anak mulai usia 6 tahun hingga orang dewasa. Di sekolah yang berada di The Mansion @Dukuh Golf Kemayoran, Tower Fontana Blok Bougenville, Ground Floor, Bandar Kemayoran, Jakarta ini anak-anak akan mendapatkan banyak edukasi tentang dunia digital juga cara pembuatannya.
Ada tiga kategori tingkatan yang ditawarkan. Tingkat pertama Little Koders untuk anak usia 6 hingga 7 tahun. Pada tingkat dasar ini anak-anak di fokuskan untuk belajar mengembangkan cara berfikir secara logika dan kreatifitas. Tingkat kedua, Junior Koders (8-12 tahun). Anak-anak sudah diperkenalkan dasar-dasar konsep koding dan alogaritma. Pada tingkat ini sudah diperkenalkan beberapa aplikasi, games dan disain 2 serta 3 dimensi. Dan kategori ketiga Pro Koders (13 tahun keatas). Di tingkat ini peserta diajarkan tentang konsep sebuah program, problem solving. Peserta juga di harapkan mampu membuat games 2 dimensi dan animasi interaktif.

Tags: