Siswi SD Islam Al-Azhar 30 Bandung, terpilih menjadi Miss Kidzania Indonesia 2018

Selasa, 01 Mei 2018 wib

agus
Editor : agus

Siswi SD Islam Al-Azhar 30 Bandung, terpilih menjadi Miss Kidzania Indonesia 2018


educare.co.id, Jakarta - Setelah melalui seleksi yang ketat, akhirnya Kayla Ashifa Ananidha Kusuma terpilih menjadi Miss Kidzania Indonesia 2018. "Menjadi Miss Kidzania adalah sebuah langkah awal untuk mewujudkan impian saya, yakni menjadi Putri Indonesia" begitu kata gadis cantik asal Bandung ini.

Kayla, begitu panggilan angkrabnya berpesan kepada teman-teman yang lain, bahwa mereka bahwa jangan pernah putus asa, kekalahan adalah awal dari kemenangan yang tertunda. "Awal kita kalah lama-lama kita akan menang", lanjut Siswi SD Islam Al-Azhar 30 Bandung.

Malam Final Miss Kidzania Indonesia 2018 yang digelar pada Minggu, 29 April 2018 ini juga telah memutuskan Dena Alisha (1st Runner Up Miss KidZania Indonesia 2018), Kirsten Bianca Livinlove S (2nd Runner Up Miss KidZania 2018) dan Almeyda Nayara Alzier (Miss KidZania Indonesia Favorit 2018).

Dengan membawa tema Kool Girls For A Better World, para Miss KidZania Indonesia 2018 akan terbentuk menjadi sosok yang peduli terhadap masyarakat dan lingkungan, tidak hanya secara lokal tetapi juga berpikir secara global-Global Concern with Local Actions.
.
Mereka akan menjadi anak-anak keren dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan, pendidikan, kemanusian, dan mahluk hidup lain sehingga tercipta dunia yang lebih baik. "Kami sebagai pendidik dan entertainment ingin mencari kartina sejak kecil jadi mempersiapkan masa depan mereka lebih cemerlang bagi dunia dan membanggakan Indonesia. Itu tugas kami sebagai pelaksana bagi anak-anak. Istilah pendek mempersiapkan kartini kekinian yang lebih baik," ungkap Mentor Minister & Advisor Kidzania Jakarta Uchu Riza.

Uchu juga memaparkan bahwa seleksi dilakuka pada 2.000 gadis kecil yang mendaftar di tahun ini. Tahapan pertama, para panitia memilih 50 peserta untuk wawancara dengan dewa juri, tahap kedua memilih 24 nama ke babak semifinal dan tahap terakhir 12 peserta untuk maju ke babak final. Tahun ini, edutainment themepark tersebut memilih finalis anak-anak perempuan berusia 7 tahun-14 tahun untuk mengikuti ajang ini. Para peserta semuanya memiliki proyek sosial yang bisa dilakukan di lingkungan sekitarnya. Proyek bertajuk 'Share For The Community' itu menjadi salah satu penilaian di samping aspek lain yaitu brain, beauty, dan behavior. "Saya berharap gaungnya sampai pada dunia internasional," tuturnya.

Sementara itu Kamelia Risty yang baru pertama kali menjadi juri di ajang Miss Kidzania mengaku sangat kaget dan bangga begitu melihat talenta anak-anak Indonesia. "Begitu membuka profil para peserta, saya begitu kagum, semua anak memiliki nilai plus dan mereka mampu mempresentasikan diri mereka sendiri di hadapan para juri," katanya.

Ucu berharap mereka dapat menjadi anak perempuan yang keren dan memiliki kepedulian terhadap keadaan sekitar dari sisi education, environment, human, animals, plants, clean air, senior citizen, sehingga dapat menciptakan dunia yang lebih baik.