Siswa MAN IC Tanah Laut Raih Juara World Cube Association Speedcubbing Competition 2018

Selasa, 14 Agu 2018 wib

Jamil
Editor : Jamil

Siswa MAN IC Tanah Laut Raih Juara World Cube Association Speedcubbing Competition 2018


educare.co.id, Surabaya - Satu lagi prestasi ditorehkan siswa madrasah. Kali ini,  giliran  siswa Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Tanah Laut (MAN ICT) Kalimantan Selatan.

Adalah Mahathir Muhammad yang berhasil meraih medali emas pada ajang World Cube Association Speedcubbing Competition 2018. Mahatir juara pada kategori 3x3 with feet atau menyusun rubik menggunakan kaki. Mahatir juga meraih perunggu untuk kategori Square 1 pada ajang yang digelar Minggu (12/08) di Ciputra World Surabaya.

Mahathir saat dikonfirmasi menjelaskan dirinya berhasil meraih medali emas setelah bertarung dengan 100 peserta lain dari Indonesia, Amerika Serikat, dan Selandia Baru.

World Cube Association Speedcubbing Competition 2018 diselenggarakan oleh Komunitas Rubik Indonesia atau NSA (Nusantara Speedcubing Community) dan didukung oleh WCA (World Cube Association). Kompetisi ini merupakan  kompetisi rubik nasional dan terakbar di Indonesia yang diadakan di Ciputra World Surabaya dari  11-12 Agustus 2018.

Mahathir juga pernah pernah ikut lomba sejenis pada 2017 tapi hanya masuk 10 besar dari 100 orang peserta lain. Belajar dari pengalaman tersebut, Mahathir terus  berusaha untuk memperbaiki peringkat dan mencari informasi lomba rubik lain dengan bantuan internet.

"Akhirnya menemukan lomba ini, mendapat persetujuan dari madrasah lalu saya mendaftar," ujar Mahathir.  

Anak dari pasangan Zainal Ilmi dan Herlinawaty ini sudah menggeluti permainan Rubik sejak duduk di bangku SD dan terus berlatih secara otodidak untuk meningkatkan speed saat menyusun rubik. Mahathir juga banyak belajar dengan menonton video dari para pemain rubik dunia yang telah memenangkan banyak kejuaraan. Kemenangan tersebut berhasil diraih berkat latihan yang konsisten dan doa dari semua pihak yang mendukung keikutsertaannya dalam lomba tersebut.

Mahathir mengaku senang dan bangga bisa memenangkan lomba World Cube Association Speedcubbing Competition 2018 karena lawannya yang berat dari seluruh indonesia dan negara lain. "Semoga pada kompetisi yang akan datang bisa ikut kembali dan bisa meraih kemenangan di kategori yang lain," pungkas Mahathir.

Kepala MAN ICT Kalimantan Selatan, Hilal Najmi, S.Ag, M.Pd I mengucapkan selamat dan sukses kepada Mahathir yang berhasil meraih medali pada dua kategori tersebut. Hilal juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada siswa yang berhasil meraih juara pada ajang yang sesuai dengan bakat yang dimiliki anak.

Hilal menambahkan keikutsertaan Mahatir dalam lomba World Cube Competition tersebut merupakan aksi nyata dari pihak MAN ICT yang konsisten mendukung pengembangan seluruh minat dan bakat yang dimiliki oleh siswa sebab setiap siswa memiliki bakat serta potensi yang berbeda-beda.

"Kita bangga memiliki siswa madrasah yang tidak hanya cerdas dalam ilmu sains dan agama juga cerdas serta cekatan dalam bermain rubik," pungkas Hilal.