Pelajar SMPN 21 Depok Galang Dana Bantu Korban Bencana di Sulawesi

Minggu, 07 Okt 2018 wib

Jamil
Editor : Jamil

Pelajar SMPN 21 Depok Galang Dana Bantu Korban Bencana di Sulawesi


 

educare.co.id, Depok - Para pelajar bersama guru SMPN 21 Kota Depok tak mau ketinggalan untuk galang dana peduli korban bencana gempa dan tsunami yang terjadi pada beberapa wilayah di Sulawesi, seperti Palu, Sigi dan Donggala juga mamuju.

Kepala SMPN 21 Kota Depok Sokhani mengatakan, kepedulian siswa-siswi bersama para guru, adalah wujud spontanitas kepedulian terhadap sesama.

“Saya bangga dan mengapresiasi dengan aksi sosial para siswa yang cepat peduli pada sesama untuk kemanusiaan. Semoga bantuan ini bisa meringankan dan berguna bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana gempa dan tsunami,” ujarnya, Jumat (5/10/2018).

Hal tersebut dapat terlaksana, tambahnya, karena Kepala Sekolah bersama para guru serta peserta didik selalu kompak yang didukung oleh orang tua murid juga Komite Sekolah.

"Kepedulian terhadap sesama ini sangat positif dalam membentuk karakter siswa untuk selalu cepat peduli dengan saudara-saudara yang sedang terkena bencana," jelasnya pada reporter educare.

Koordinator penggalangan dana bencana Khoirul Ummah senada mengatakan, aksi itu dilakukan sebagai bentuk partisipasi siswa juga guru untuk membantu para korban bencana di Sulawesi.

"Penggalangan dana ini atas inisiatif kami dari para siswa juga guru dalam membantu korban gempa dan tsunami di Palu, Sigi dan Donggala. Hal ini juga menindaklanjuti surat edaran dari Walikota Depok, nomor 360/383 Dinsos, tentang penggalangan dana untuk korban bencana gempa dan tsunami di Sulteng dan Sulbar," jelasnya di sekolah.

Dana yang terkumpul selanjutnya akan diserahkan ke Dinas Sosial Kota Depok untuk disalurkan ke daerah yang terdampak bencana.

"Kami dari siswa dan guru hanya membantu penggalangan dana untuk korban bencana gempa dan tsunami. Uang yang terkumpul nanti kita serahkan ke Dinas Sosial melalui bank BJB  dan selanjutnya dikirim kepada saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah di Sulawesi," ujar wanita berjilbab itu. (Ind/edu)