Pelajar SMAN 6 Depok lkuti KOB 2018

Selasa, 24 Apr 2018 wib

agus
Editor : agus

Pelajar SMAN 6 Depok lkuti KOB 2018


educare.co.id, Depok - Kegiatan belajar pada para pelajar bisa dilakukan dimana saja, begitu juga yang dilakukan siswa - siswi kelas Xl SMAN 6 Depok yang mengikuti Kegiatan Objek Belajar (KOB) 2018 dengan mengungjungi beberapa lokasi di Malang, Surabaya dan Bali sebagai objek belajar mereka.

Kepala sekolah SMAN 6 Depok, Tugino melalui Ketua Panitia KOB, Aries Budi Harsono mengatakan, kegiatan tersebut sebagai salah satu metode belajar pada para siswa yang dilakukan di luar ruang kelas.

"Kegiatan ini dalam rangka pembelajaran di luar kelas, dengan harapan meningkatkan kompetensi siswa dalam melakukan teknik penelitian lapangan. Selain itu juga guna menambah wawasan tentang objek-objek belajar yang nantinya diharapkan dapat memotivasi mereka saat pembelajaran dalam kelas," jelasnya, senin (16/5/2018)

KOB tersebut diikuti oleh 394 siswa-siswi kelas XI, jurusan IPA dan IPS yang didampingi oleh 21 guru SMAN 6 Depok.

KOB tambahnya, merupakan kegiatan di luar kelas yang bertujuan  untuk mempelajari berbagai hal berbeda yang sebenarnya langsung di lapangan. Hal itu karena kebutuhan siswa untuk mendapatkan pembelajaran dan pengalaman secara langsung.

"Tidak mungkin menghadirkan setiap peristiwa ke dalam kelas untuk dipelajari dan diamati," ungkapnya.

Menurut Aries, KOB juga mengembangkan sikap ingin tahu siswa-siswi dan memperluas pembelajaran siswa langsung ke lapangan dengan melihat dan mengamati, otomatis akan timbul perasaan ingin tahu siswa untuk lebih banyak bertanya. 

"Dengan mendapatkan penjelasan secara langsung dari pakar, siswa akan lebih banyak tahu tentang objek pembelajaran dibandingkan hanya sekedar membaca buku di kelas," terangya.

Selain memberikan pembelajaran dan pengalaman secara langsung melalui objek, tempat dan situasi, KOB juga mempelajari hubungan antar manusia yang tidak didapatkan di kelas.

"Kunjungan ke kampus bertujuan untuk mengenalkan dan mengarahkan mereka ke jenjang pendidikan tinggi. Sedangkan menginap di Home Stay bertujuan menstimulasi kemampuan mereka dalam berinteraksi  sosial dengan masyarakat yang memiliki kultur yang berbeda," tutupnya. (Ind/edu)