Mendikbud Harap Juara Olimpiade Olahraga Siswa Bisa Ikut Olimpiade Internasional

Selasa, 18 Sep 2018 wib

agus
Editor : agus

Mendikbud Harap Juara Olimpiade Olahraga Siswa Bisa Ikut Olimpiade Internasional


educare.co.id, Yogyakarta - Sebanyak 1.938 siswa menjadi peserta atau atlet dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tahun 2018 yang diselenggarakan di Yogyakarta, pada 16-22 September 2018. Dalam pembukaan O2SN 2018, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengharapkan para siswa yang menjadi juara dalam O2SN bisa berpartisipasi dalam kompetisi olahraga internasional, yaitu olimpiade.

"Bukan tidak mungkin apa yang akan Anda capai di O2SN ini akan diinventarisir oleh pencari bakat untuk mengikuti pertandingan olahraga di tingkat nasional maupun internasional. Indonesia saat ini sedang bersiap menghadapi Olimpiade Tahun 2020 di Tokyo, Jepang. Kita berharap alumni O2SN bisa ikut dalam olimpiade," kata Mendikbud di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Senin (17/9/2018), seperti yang di rilis dari laman kemdikbud.go.id.

Dalam sambutannya, Mendikbud menyampaikan pesan pendidikan karakter untuk para peserta O2SN 2018. Ia menuturkan, menjadi juara atau menjadi nomor 1 di dalam O2SN memang sangat penting. Tapi kejujuran, usaha keras dan percaya diri lebih penting dari capaian menjadi nomor satu tersebut. "Selamat bertanding. Saya menunggu prestasi kalian," ujarnya.

Pembukaan O2SN oleh Mendikbud secara resmi ditandai dengan pelepasan anak panah secara simbolis. Hal ini terinspirasi dari Maskot O2SN 2018, yaitu Elang Jawa yang bergaya sedang memanah dan memegang panah Jemparingan dengan mengenakan kostum khas Yogyakarta, yaitu Surjan.

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Dikdasmen) dalam laporannya menyebutkan, O2SN 2018 diikuti 4.423 orang yang terdiri dari siswa atlet (1.938 orang), offisial (306 orang), pendamping (510 orang), pembina (204 orang), wasit dan asisten wasit (1.057 orang), dan panitia dan fasilitator (408 orang). Ada sembilan cabang olahraga yang dipertandingkan, yaitu atletik, renang, bulutangkis, pencak silat, karate, senam, bocce, balap kursi roda, dan catur. Khusus untuk siswa berkebutuhan khusus, ada empat cabang olahraga, yakni bulutangkis, bocce, catur dan balap kursi roda. Para atlet akan memperebutkan total 448 medali.

Hamid mengatakan, penyelenggaraan O2SN tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke-11. O2SN pertama kali digelar pada tahun 2008. "O2SN bertujuan membina dan mengembangkan bakat, minat, dan prestasi siswa dalam bidang olahraga, dan membentuk karakter yang tangguh, sportif, dan jujur serta saling menghargai," tuturnya. Tahun ini O2SN mengangkat tema "Aktualisasi Potensi, Bakat, dan Prestasi Siswa".