Celoteh Mereka yang Bertanding di Final O2SN

, 30 Jul 2016 | 04:42:25 wib


educare.co.id, Jakarta - Provinsi Jawa Barat berhasil menjadi juara umum Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2016 yang dihelat di Jakarta pada 24-30 Juli. Keberhasilan tersebut tentu tak terlepas dari peran para siswa/i yang berjuang begitu teguh hingga menghasilkan sejumlah medali emas. Seperti yang dirilis dari laman ditpsmp.kemdikbud.go.id, dari ranah bola voli putra O2SN SMP, kontingen Jawa Barat berhasil merengkuh medali emas setelah menaklukkan kontingen Sulawesi Utara. “Latihan bareng-bareng, disiplin, nurut dengan pelatih,” tutur kapten tim M.Fikri Mustofa Kamal yang merupakan siswa SMPN 1 Banjaran ini. Menghadapi tekanan dalam pertandingan, Fikri memompakan sifat kompak bersama para penggawa tim Jawa Barat lainnya. “Main santai, kompak, tidak menyepelekan lawan,” tambah Fikri. Fikri sendiri berharap pencapaian medali emas O2SN bukanlah perhentian terakhir prestasinya bersama rekan-rekannya. “Buat voli Jabar ada popwil, popda, kejurnas, dan semoga bisa main hingga kancah internasional,” harap Fikri. Sementara itu dari ranah bulutangkis terdapat Gabriel Christopher Wintan Wijaya (DKI Jakarta). Gabriel di final tunggal putra bulutangkis takluk dari Tegar Sulistio (Jawa Barat). Gabriel dengan demikian mendapatkan medali perak O2SN. Bakat dari Gabriel sendiri sepertinya berasal dari ayahnya Candra Wijaya yang pernah meraih medali emas di Olimpiade. Pada tahun 2000 di nomor gandra putra bersama Tony Gunawan, Candra Wijaya berhasil mempersembahkan medali emas bagi Indonesia dan membuat bendera Merah Putih berkibar. “Persiapan yang saya lakukan ialah dengan melakukan latihan dan menjaga pola makan,” ungkap Gabriel siswa SMP Trinitas ini. Gabriel pun mengungkapkan bahwa antara sekolah dan latihannya bisa berjalan beriringan. “Sekolah kan paket, jadi latihan masih bisa,” tutup Gabriel.

Tags: